Materi Kemampuan Numerik (Berhitung Cepat dan Aljabar Sederhana) pada TIU dirancang bukan untuk menguji kemampuan Anda menghitung manual secara kuli (brute force), melainkan menguji kecerdikan dalam melihat pola angka dan menyederhanakannya menggunakan sifat matematika dasar.
1. Hierarki Operasi Hitung (KABATAKU)
Aturan dasar yang mutlak tidak boleh dilanggar. Urutan pengerjaan harus sesuai dengan hierarki berikut:
· KUrung: Selesaikan semua operasi hitung di dalam tanda kurung terlebih dahulu.
· Pangkat/Akar: Selesaikan bilangan eksponen atau bentuk akar.
· KABATa (Kali / Bagi): Dikerjakan berurutan dari kiri ke kanan. Perkalian dan pembagian memiliki kedudukan setara.
· KUrang / Tambah: Dikerjakan berurutan dari kiri ke kanan. Keduanya setara.
2. Pecahan, Desimal, dan Persentase Istimewa
Soal CPNS sering kali menyajikan angka desimal atau persentase yang terkesan rumit (misal: 33,33% atau 0,125). Rahasia mengerjakannya adalah mengubah angka tersebut menjadi pecahan biasa. Anda wajib menghafal tabel ini di luar kepala:
|
Pecahan |
Desimal |
Persentase |
Pecahan |
Desimal |
Persentase |
|
3-Jan |
0,333... |
33,33% |
8-Jan |
0,125 |
12,5% |
|
3-Feb |
0,666... |
66,67% |
8-Mar |
0,375 |
37,5% |
|
6-Jan |
0,166... |
16,67% |
8-May |
0,625 |
62,5% |
|
6-May |
0,833... |
83,33% |
8-Jul |
0,875 |
87,5% |
|
4-Jan |
0,25 |
25% |
9-Jan |
0,111... |
11,11% |
3. Identitas Aljabar Istimewa (Pemfaktoran)
BKN sangat sering mengeluarkan soal perhitungan kuadrat dengan angka yang sangat besar (misalnya
. Jangan pernah menghitungnya secara manual! Gunakan identitas aljabar berikut:
· Selisih Kuadrat (Paling sering keluar): 
· Kuadrat Jumlah: 
· Kuadrat Selisih: 
4. Sifat Dasar Eksponen (Perpangkatan)
Jika Anda menjumpai perkalian/pembagian bilangan berpangkat dengan basis angka yang sama, cukup operasikan pangkatnya:
· Perkalian: 
· Pembagian: 
· Pangkat Dipangkatkan: 
· Pangkat Negatif: 
5. Tips Emas Mendalami Berhitung Cepat
· Gunakan Teknik Angka Ekor (Digit Terakhir)
Jika dihadapkan pada perkalian atau penjumlahan angka besar yang tidak bisa disederhanakan dengan aljabar, perhatikan saja digit paling akhir dari angka tersebut.
o Kasus: 
o Eksekusi: Kalikan ekornya saja
. Angka ekor hasil akhirnya pasti 8. Langsung cari di opsi jawaban yang digit belakangnya 8.
· Lakukan Pendekatan (Estimasi)
Pada soal yang melibatkan desimal rumit namun opsi jawabannya (A, B, C, D, E) bernilai berjauhan, bulatkan angka tersebut agar mudah dihitung.
o Kasus: 
o Eksekusi: Bulatkan menjadi
. Cari opsi jawaban yang angkanya paling mendekati nilai 10.
· Ubah Pembagian Pecahan Menjadi Perkalian Terbalik
Kesalahan umum peserta adalah panik saat melihat pecahan bersusun. Ubahlah operasi pembagian pecahan tersebut menjadi perkalian dengan membalik posisi penyebut dan pembilang pada angka kedua.
o Eksekusi: 
Materi di atas hanyalah sebagian kecil. Daftar sekarang untuk mengakses Tryout CAT berbasis waktu nyata, analisis kelemahan, dan pembahasan lengkap!
DAFTAR AKUN GRATIS SEKARANG